» Keluarga Penyerang Gereja: Jangan Ganggu Keluarga Saya, Sesama Islam harus Mendoakan
Bagikan sekarang untuk informasi bagi kerabat Anda.
Article information
  • Tanggal: 11-02-2018, 02:24
11-02-2018, 02:24

"Keluarga Penyerang Gereja: Jangan Ganggu Keluarga Saya, Sesama Islam harus Mendoakan"

Keluarga Penyerang Gereja: Jangan Ganggu Keluarga Saya, Sesama Islam harus Mendoakan

Keluarga Suliono (23), pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedog, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, meminta agar wartawan yang datang tidak mengganggu keluarganya.

Suliono adalah anak ketiga dari pasangan Mistadji (58) dan Edi Susiyah (54), warga Krajan, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

"Tolong jangan ganggu keluarga saya. Sudah...sudah... Keluar saja kalau enggak ada kepentingan apa-apa," kata Edi Susiyah sambil membuka pintu dan meminta beberapa jurnalis untuk keluar dari rumahnya, Minggu (11/2/2018).

"Saya minta doanya saja. Sesama Islam harus mendoakan. Jangan ganggu kami," ujar perempuan yang menggunakan jilbab warna coklat itu.

Sementara itu, Mistadji, ayah kandung Suliono, hanya mengatakan kepada Kompas.com bahwa anaknya yang ketiga itu mondok di salah satu pondok pesantren di Jawa Tengah.

"Terakhir telepon tadi malam. Hanya tanya kabar saya, enggak bilang apa-apa. Enggak menyangka kayak gini. Selama ini dia anak yang baik," ucap Mistadji.

Artikel ini disalin dari Kompas.com

Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.