» Kronologi Penyerangan Gereja di Yogyakarta, Sukatno: 'Umat Berteriak dan Berhamburan'
Bagikan sekarang untuk informasi bagi kerabat Anda.
Article information
  • Tanggal: 10-02-2018, 18:52
10-02-2018, 18:52

"Kronologi Penyerangan Gereja di Yogyakarta, Sukatno: 'Umat Berteriak dan Berhamburan'"

Loading...
Kronologi Penyerangan Gereja di Yogyakarta, Sukatno: 'Umat Berteriak dan Berhamburan'

Seorang pria tidak dikenal dengan membawa pedang menyerang umat dan pastor yang sedang menjalankan ibadah misa di gereja St Lidwina, Bedog, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/02/2018) pagi.

Akibat insiden ini, tiga umat dan satu orang romo yaitu Pastor Prier SJ, serta satu orang petugas kepolisian yang berusaha menenangkan pelaku, mengalami luka sabetan pedang dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Ketua Gereja Santa Lidwina, Sukatno, saat ditemui Kompas.com, menceritakan awal mula penyerangan tersebut.

"Tadi di sini ada perayaan ibadat misa ekaristi, dimulai pukul 07.30 WIB. Di perayaan ekaristi tadi, saya bertugas membawa injil," ujar Ketua Gereja St Lidwina, Sukatno.

Kronologi Penyerangan Gereja di Yogyakarta, Sukatno: 'Umat Berteriak dan Berhamburan'


Sukatno menjelaskan, saat prosesi penghormatan salib, dirinya mendengar umat yang berada di belakang berteriak. Mendengar itu, dirinya lantas menengok ke belakang.

"Saya melihat ke belakang, ada satu pria membawa senjata tajam. Umat berteriak dan berhamburan," tegasnya.

Pria tersebut lanjutnya dengan menggunakan pedang melukai umat yang ada di dekatnya. Pria tidak dikenal ini juga bergerak ke depan dan melukai Pastor Prier SJ yang sedang memimpin perayaan misa.

"Umat yang ada di sekitarnya dilukai, termasuk Romo Prier," urainya.

Akibat kejadian ini, kata Sukatno, tiga orang umat mengalami luka termasuk Romo yang memimpin ibadah misa ekaristi. Keempat korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.

"Tiga umat dan Romo Pier mengalami luka. Lalu satu polisi juga mengalami luka di tangan," urainya. Pelaku yang melakukan penyerangan berhasil dilumpuhkan oleh pihak kepolisian.

Artikel ini disalin dari Kompas.com

Loading...
Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.