» Fahri Hamzah harus Mengelus Dada, Pembelaannya untuk Demokrat justru Ditolak Mentah-mentah
Bagikan sekarang untuk informasi bagi kerabat Anda.
Article information
  • Tanggal: 9-02-2018, 00:46
9-02-2018, 00:46

"Fahri Hamzah harus Mengelus Dada, Pembelaannya untuk Demokrat justru Ditolak Mentah-mentah"

Fahri Hamzah harus Mengelus Dada, Pembelaannya untuk Demokrat justru Ditolak Mentah-mentah

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah terlibat dalam debat panas dengan Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Menurut Fahri Hamzah, Anas Urbaningrum dihancurkan dalam persidangan.

"Sahabatku @anasurbaningrum di hancurkan dipersidangan dengan cara seperti ini. Ini persekongkolan jahat," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ferdinand mengungkapkan jika tidak ada persekongkolan jahat.

"Tdk ada persekongkolan yg menghancurkan Anas. Ini tuduhan bisa sht serius. Dia mmg terbukti korupsi sehingga dipidana.

Jangan merusak tatanan hukum Bung Fahri, nanti semua terpidana Korupsi membela diri dgn meniru gaya Bung Fahri membela Koruptor dan menyerang @KPK_RI," ungkap Ferdinand.


Akan tetapi Fahri Hamzah menganggap jika Ferdinand justru tampak seolah-olah membela Nazarudin.

"Ini orang kita bela malah Gak paham....

malah bela nazar...

ada apa ya sampeyan...

kalau nazar benar..

kenapa Nama2 yg dia sebut diamankan? Apakah karena nazar memang sekongkol? Kalau sampeyan Gak paham nanti Sy bikin jelas," kata Fahri Hamzah.


Menanggapi pernyataan Fahri Hamzah yang ternyata membelanya, Ferdinand kemudian menyebutkan jika ia tidak menyetetujui persekongkolan.

Tak hanya itu, Ferdinand juga mengaku paham dengan maksud Fahri Hamzah.

@LawanPoLitikJKW: Saya tdk setuju dgn persekongkolan, tp yg ada perang antara pihak yg kalah dan yg menang.

Antara KPK dan Nazar buksnlah persekongkolan. Saya paham yg bung Fahri maksud dan ngerti cerita EKTP dr awal hingga akhir.

Menurut Ferdinand, awalnya posisi Nazarudin menjadi justice colaborator dalam kasus Hambalang.

Akan tetapi Nazarudin kemudian memberi keterangan lebih dari Hambalang dan akhirnya bisa membuat KPK menggulung beberapa kasus dari sana.

@LawanPoLitikJKW: Posisi Nazar menjadi JC dulu di kasus Hambalang. Tp Nazar memberikan keterangan lebih dr hambalsng dan itu membahagiakan KPK sehingga KPK bs menggulumg bbrp kasus hingga kini.
(*)

Artikel ini disalin dari TribunNews.com

Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.