» Kontroversi 3 Pembun** Sadis yang Malah Dipuja Saking Cantiknya, Penegak Hukum pun 'Kelepek-kelepek'
Bagikan sekarang untuk informasi bagi kerabat Anda.
Article information
  • Tanggal: 21-05-2018, 23:26
21-05-2018, 23:26

"Kontroversi 3 Pembun** Sadis yang Malah Dipuja Saking Cantiknya, Penegak Hukum pun 'Kelepek-kelepek'"

Loading...
Kontroversi 3 Pembun**  Sadis yang Malah Dipuja Saking Cantiknya, Penegak Hukum pun 'Kelepek-kelepek'


Tiga wanita cantik telah membuat gempar Thailand atas kasus pembunuhan yang kejam pada Mei 2017.

Dilansir Tribun-Video.com dari KhaosodEnglish.com, Jumat (11/5/2018), mereka adalah Preeyanuch "Preaw" Nonwangchai (25), Kawita Ratchada (26), dan Apiwan Satayabundit (28).

Ketiganya membunuh seorang rekan kerja di tempat karaoke, Warissara "Amm" Klinjui (22).

Karyawan di tempat karaoke itu diketahui bisa disewa sebagai PSK di malam hari, seperti diberitakan DailyMail.co.uk, jumat (11/5/2018).

Preaw sang pemimpin dan Kawita awalnya menjemput Amm menggunakan mobil sewaan dengan alasan untuk membicarakan tawaran kerja.

Ternyata, mereka menyerang Amm sebagai bentuk balas dendam karena Amm telah melaporkan pacar Preaw ke polisi sebagai pengedar narkoba.

Pertengkaran pun memanas hingga Amm berteriak, "Kalau nanti aku masih hidup, mati kau."

Preaw dan Kawita lantas meradang hingga mencekik Amm menggunakan tas plastik hingga tewas.

Mereka kemudian memotong-motong tubuh Amm dibantu 2 teman lainnya.

Apiwan dan seorang teman pria, Wasin Namprom (22), juga membantu memendam potongan tubuh korban ke dalam kuburan dangkal.

Ketiga wanita cantik tersebut lalu langsung terbang ke Laos dan mencari kerja di panti pijat.

Mereka ditangkap saat berbelanja pakaian bermerek desainer.

Selama di tahanan, tersebar foto-foto mereka yang terlihat tertawa, merokok, bahkan berfoto dengan polisi.

Para penegak hukum pun sampai dicap terbuai dengan ketenaran Murder Babes.

Media dan sebagian besar masyarakat juga memuja kecantikan dan perjuangan Preaw hidup dari keluarga miskin.

Bahkan, merchandise Preaw dan gantungan kunci gergaji dengan foto Preaw dijual di mana-mana.

"Kalau kalian bukan saudaranya, enggak bakal tahu sesedih apa ini rasanya. Adikku bukan orang yang kejam," kata Praphasiri Somsri, kakak perempuan Preaw.

"Kami kira dia bakal benar-benar diberi hukuman seumur hidup sampai kami sangat stres. Kami sangat senang dengan hasilnya. Rasanya seperti suatu kehormatan untuk keluarga kami, dan seorang wanita telah dimenangkan kembali," lanjutnya.

Kamis (10/5/2018) kemarin, Preaw dan Kawita dijatuhi hukuman penjara 34 tahun 6 bulan.

Sementara Apiwan 33 tahun 9 bulan, dan Wasin 23 tahun 4 bulan 20 hari.

Simak video di atas.

Artikel ini disalin dari TribunNews.com

Loading...
Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.