» Hak Imunitas DPR Hidup lagi, Fadli: 'Berpendapat dianggap menghina presiden. Saya kira memang tugasnya DPR'
Bagikan sekarang untuk informasi bagi kerabat Anda.
Article information
  • Tanggal: 8-02-2018, 03:42
8-02-2018, 03:42

"Hak Imunitas DPR Hidup lagi, Fadli: 'Berpendapat dianggap menghina presiden. Saya kira memang tugasnya DPR'"

Hak Imunitas DPR Hidup lagi, Fadli: 'Berpendapat dianggap menghina presiden. Saya kira memang tugasnya DPR'

Revisi UU MD3 kembali menghidupkan pasal hak imunitas anggota Dewan di RUU MD3. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan ini diperlukan agar tidak ada kesewenang-wenangan aparat penegak hukum terhadap anggota DPR.

"Di situ dibutuhkan pertimbangan-pertimbangan agar aparat penegak hukum tidak represif," ujar Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Hak imunitas ini ada di Pasal 254 RUU MD3, sama seperti dalam UU MD3 Tahun 2014. Ini, disebut Fadli, untuk menjamin hak-hak konstitusional anggota Dewan tidak dikriminalisasi. Menurutnya, ada tugas-tugas DPR yang harus terlindungi secara hukum.

"Karena kita harus melihat sepanjang yang dia lakukan adalah tugas-tugas konstitusional, ya mestinya tidak bisa dikriminalisasi atau dilaporkan," sebutnya.

"Kecuali tindak pidana khusus seperti korupsi, narkoba, apalagi OTT (operasi tangkap tangan). Tapi di luar itu tidak bisa dikriminalisasi, misalnya berpendapat dianggap menghina presiden. Saya kira memang tugasnya DPR," sambung Fadli.

Soal pengesahan RUU MD3 itu pun ia serahkan sepenuhnya dalam rapat paripurna mendatang. Wakil Ketua Umum Gerindra itu meyakini kesepakatan-kesepakatan yang ada telah dipertimbangkan secara matang.

"Nanti ini kan finalnya di paripurna ya. Tentu yang sudah dibahas di Baleg sekarang ini disesuaikan dengan kesepakatan yang ada. Meskipun ada pro dan kontra, saya kira ini yang dihasilkan dari proses panjang, rapat maraton," tutur dia.

"Terkait aturan itu sudah cukup jelas, nanti kita lihat respon paripurna dan pemerintah," imbuh Fadli.

Artikel ini disalin dari Detik.com

Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.