» » Ini Cara Gerindra Gagalkan Demokrat Gabung ke Koalisi Jokowi
Bagikan sekarang untuk informasi bagi kerabat Anda.
Article information
  • Tanggal: 11-03-2018, 21:37
11-03-2018, 21:37

"Ini Cara Gerindra Gagalkan Demokrat Gabung ke Koalisi Jokowi"

Loading...
Ini Cara Gerindra Gagalkan Demokrat Gabung ke Koalisi Jokowi


BebasOpini.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, partainya akan mencoba menjegal bergabungnya Demokrat ke koalisi pendukung Joko Widodo. Partai Gerindra akan melakukan penjajakan dengan Demokrat.

"Saya kira semuanya pasti dong. Kan Demokrat juga belum mengambil keputusan. Baru memberikan sinyal. Kalau dilihat masih sangat awal. Kita lihat nanti dalam pembicaraan selanjutnya," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/3).

Fadli menuturkan, dengan komunikasi tersebut akan terlihat kesamaan visi misi dan platform Gerindra dan Demokrat untuk membangun koalisi.

"Dari komunikasi itu nanti akan tahu di mana letak kepentingannya masing-masing. Melalui komunikasi itu nanti kita juga akan tahu apakah punya platform yang sama, visi misi yang sama atau berbeda," terangnya.

Gerindra, kata Fadli, akan mencari mitra koalisi yang mempunyai pandangan yang sama bahwa kondisi ekonomi di era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla menyulitkan rakyat.

"Saya kira persamaan platform visi misi ke depan untuk melakukan suatu perubahan ini yang sangat penting. Kalau misalnya parpol tersebut tidak ingin ada perubahan, menganggap keadaan sekarang ini sudah keadaan yang terbaik, ya mungkin itu sulit untuk kita berkoalisi," tandasnya.

Diketahui, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, sangat mungkin Demokrat berjuang dengan Jokowi. Kata dia, Demokrat akan turut andil dalam pembangunan.

"Sangat bisa partai Demokrat berjuang bersama Bapak (Jokowi)," ungkapnya.

"Tentu bapak sangat memahami sebagaimana pengalaman saya dalam Pilpres 2014 dan 2009 perjuangan bersama apapun namanya apakah koalisi atau aliansi akan berhasil dan menang jika rangka kebersamaannya tepat," lanjutnya.

Presiden keenam ini juga mengungkapkan bahwa dalam hal pemilihan koalisi yang terpenting adalah masalah hati. Serta harus saling menghormati satu sama lain.

Sejauh ini, Jokowi didukung sekitar 5 partai diantaranya, PDIP, Golkar, PPP, NasDem dan Hanura.

Artikel ini disalin dari Merdeka.com

Loading...
Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.