» Marak Penyerangan Ulama, Gerindra: Kalau mau Negeri ini Aman, Pilih Prabowo jadi Presiden
Bagikan sekarang untuk informasi bagi kerabat Anda.
Article information
  • Tanggal: 23-02-2018, 00:27
23-02-2018, 00:27

"Marak Penyerangan Ulama, Gerindra: Kalau mau Negeri ini Aman, Pilih Prabowo jadi Presiden"

Loading...
Marak Penyerangan Ulama, Gerindra: Kalau mau Negeri ini Aman, Pilih Prabowo jadi Presiden

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Muhamad Taufik mengatakan jika Indonesia mau berubah ke arah yang lebih baik dan warga sejahtera, maka harus memilih pemimpin yang tepat. Karena kesejateraan rakyatnya ada di tangan pemimpinnya.

Dan kata dia, saat ini Partainya sudah menemukan orang yang cocok untuk memimpin bangsa yakni Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Gerindra mendukung Probowo untuk maju Pilpres 2019.

"Kalau mau mengubah negeri, ubahlah pemimpinnya. Karena semua tergantung pemimpinnya," kata Taufik di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/2).

Bahkan dia bergurau jika, wartawan ingin hidup sejahtera maka harus memilih pemimpin baru dan yang pas adalah Prabowo. Lanjut dia, Prabowo bisa membuat semua warga Indonesia sejahtera termasuk wartawan.

"Gerindra dukung pak prabowo deh! Kalau mau negeri ini aman, pak Prabowo aja. Kalau negeri mau sejahtera, wartawan mau sejahtera, rakyat kecil mau sejahtera," ujar dia.

Taufik menyampaikan Prabowo bakal membuat program khusus untuk meningkatkan kesejahteraan. "Kalau nanti duitnya ditingkatkan supaya wartawan bisa belanja yang bagus," kata Taufik sembari tertawa.

Dan terkait siapa yang akan mendamping Prabowo, Taufik tidak tau karena semua tergantung dan pilihan Prabowo termasuk nama Anies Baswedan yang marak disandingkan dengan Prabowo.

"Gerindra itu terbuka. Kita belum ngomongin soal wakilnya ya itu kewenangan capresnya," katanya. [ded]

Kasus Penyerangan Ulama

Marak Penyerangan Ulama, Gerindra: Kalau mau Negeri ini Aman, Pilih Prabowo jadi Presiden


Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Nusron Wahid menduga kuat ada dalang di balik kasus penyerangan terhadap ulama yang terjadi di beberapa daerah.

Nusron menjelaskan, sangat mustahil penyerangan ulama dilakukan orang gila secara tiba-tiba begitu saja.

Apalagi penyerangan ini dilakukan tidak hanya di satu tempat.

"Pasti ada yang mengendalikan, ada dalangnya. Polisi harus mengusutnya hingga tuntas," kata Nusron usai konferensi pers terkait Festival Selawat Nusantara di Batik Kuring Kebayoran baru Jakarta selatan, Rabu (21/2/2018).

Tak hanya itu, Nusron juga mengatakan bahwa dalang yang mengendalikan perbuatan keji seperti ini juga dipastikan memiliki tujuan yang juga tak masuk akal.

"Perbuatannya gila. Hal ini dilakukan untuk tujuan yang sama gila," ungkap Nusron.

Nusron mengungkapkan, bisa saja hal ini dilakukan untuk membentuk persepsi kepada pemerintah, bahwa pemerintah tak mampu menciptakan rasa aman bagi warga negaranya.

Untuk itu, Nusron berharap polisi untuk mengungkap kasus tersebut mulai dari aktor hingga dalangnya.

"Semoga kepolisian secepatnya segera mengupas mencari aktor hingga ke dalangnya" tukas Nusron.



Artikel ini disalin dari Merdeka.com

Loading...
Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.