» DKI Darurat Banjir, Anies Baswedan: Mudah-mudahan Air bisa menjadi Berkah bagi Semuanya
Bagikan sekarang untuk informasi bagi kerabat Anda.
Article information
  • Tanggal: 15-02-2018, 22:54
15-02-2018, 22:54

"DKI Darurat Banjir, Anies Baswedan: Mudah-mudahan Air bisa menjadi Berkah bagi Semuanya"

DKI Darurat Banjir, Anies Baswedan: Mudah-mudahan Air bisa menjadi Berkah bagi Semuanya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2565. Dia berharap di tahun anjing tanah ini, air menjadi berkah.

"Selamat Tahun Baru Imlek 2565, gong xi fa chai," kata Anies di Vihara Dharma Bhakti, Jalan di Kemenangan III, Glodok, Jakarta Barat, Jumat (16/2/2018)

Anies berharap Tahun Baru Imlek 2018 menjadi tahun penuh keberkahan, memperluas rezeki bagi semua warga. Dia juga berharap Imlek mengantarkan kebahagiaan bagi semua.

"Tahun ini adalah tahun anjing tanah, mudah-mudahan air bisa menjadi berkah bagi semuanya, memberikan manfaat bagi kehidupan," ucapnya.

Anies menceritakan, dirinya setiap tahun rutin datang ke Vihara Dharma Bhakti. Dia datang selalu mengajak anak-anaknya. Bagi Anies, mengajak buah hatinya ke vihara yang biasa disebut Vihara Petak Sembilan ini adalah sebuah pengalaman kebudayaan.

Anies sendiri bersyukur umat bisa tenang dan lancar beribadah di Vihara Petak Sembilan. Dirinya ingat mengunjungi vihara ini saat terbakar di sebagian wilayah pada 2015 lalu.

"Ini salah satu tempat bersejarah," kata Anies.

Menurut Anies, tiap datang ke Vihara Petak Sembilan. Dia juga biasa mengajak anak-anaknya jalan-jalan ke sekitar lokasi membeli baju.

"Jakarta adalah rumah untuk persatuan dan persatuan didapat lewat interaksi," ujarnya.

Sebelum meninggalkan lokasi, Anies mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek untuk warga Indonesia, khususnya Jakarta, yang merayakan.

"Bagi masyarakat Tionghoa di Indonesia, sekali lagi selamat Tahun Baru Imlek. Semoga kebahagiaan menemani perjalanan di tahun baru ini," ujarnya.

(hri/imk)

Banjir DKI

Hujan yang terus menerus mengguyur sebagian besar wilayah Jakarta pada hari ini, Kamis, (15/2/2018) membuat Ibukota tidak luput dari banjir.

Berbagai titik di daerah DKI Jakarta sudah mulai digenangi air.

Menurut Humas BNBP, banjir dan genangan disebabkan oleh drainase perkotaan yang tidak mampu mengalirkan aliran permukaan.

Hujan lebat menjadi faktor utama penyebab aliran permukaan air melebihi kapasitas pengairan drainase.

Kendati demikian, redanya hujan membuat banjir dan genangan lebih cepat surut.

Sumber dari BNPB, berikut ini merupakan sebaran titik banjir dan genangan:

Jakarta Timur

Total memiliki 11 RW, yakni:
Cakung Barat (Dua RW)
jatinegara (Satu RW)
Kayu Putih (Dua RW)
Pulo Gadung (Dua RW)
Pulo Gebang (Satu RW)
Rawa Terate (Satu RW)
Rawamangun (Dua RW)

Jakarta Pusat

Total memiliki sembilan RW, yakni:
Cempaka Putih Barat (Satu RW)
Cempaka Putih Timur (Empat RW)
Johar Baru (Satu RW)
Kartini (Satu RW)
Kramat (Satu RW)
Paseban (Satu RW)

Jakarta Selatan

Total memiliki 56 RW, yakni:
Cengkareng Barat (Tiga RW)
Duri Kepa (Lima RW)
Duri Kosambi (Satu RW)
Jati Pulo (Satu RW)
Jelambar Baru (Satu RW)
kalideres (Dua RW)
kamal (Sembilan RW)
Kapuk (14 RW)
Kedoya Utara (Satu RW)
Kembangan Utara (Satu RW)
Rawa Buaya (Dua RW)
Tegal Alur (15 RW)
Wijaya Kesuma (Satu RW)

Jakarta Utara

Total memiliki 24 RW, yakni:
Ancol (Satu RW)
Kamal Muara (Dua RW)
Kapuk Muara (Satu RW)
Kelapa Gading Barat (Satu RW)
Kelapa Gading Timur (Lima RW)
Lagoa (Satu RW)
Pegangsaan Dua (Delapan RW)
Penjaringan (Dua RW)
Sungai Bambu (Dua RW)
Sunter Jaya (Satu RW)

Trbn

Artikel ini disalin dari Detik.com

Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.